Komplek TNI AL Rawa Bambu. Jl. Teluk Ratai No 5. RT 002 RW 008. Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
DONASI
PeSOnas Diikuti 1.118 Difabel Intelektual, Menpora: Jateng Patut Jadi Panutan

Pekan Special Olympics Nasional (PeSOnas) 2022 di Semarang telah resmi dibuka oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Senin (4/7). Ajang ini diperuntukkan bagi para difabel intelektual dari berbagai daerah di Indonesia.

Menpora Zainudin Amali mengatakan, Jawa Tengah patut menjadi panutan bagi daerah lain. Seba, perhatian pemerintah provinsi akan perkembangan olahraga disabilitas sangat besar.

“Nanti akhir bulan sampai 11 Agustus Jateng juga akan jadi tuan rumah Asean Paragames. Ini patut kita apresiasi dan banggakan. Terima kasih kepada Pak Ganjar sebagai gubernur yang telah menyiapkan. Saya sempat berpikir seandainya pemda di seluruh Indonesia punya perhatian sama, maka akan membangkitkan dan menumbukan ajang paralympic kita,” ujarnya saat berbicara di panggung Holy Stadium Semarang.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, ajang ini merupakan kerja sama dari berbagai pihak. Ia mengungkapkan apresiasi kepada para panitia yang dapat mewujudkan PeSOnas 2022 di Jateng, diikuti sekitar 22 provinsi dari seluruh Indonesia.

“Terima kasih kepada kawan-kawan, karena sudah menyiapkan ini dengan luar biasa.Kita siapkan tempat yang bagus agar bisa menampung banyak. Kita berikan pelayanan yang baik supaya besok bertandingnya sportif,” ujarnya.

Sementara itu, kehadiran Ganjar menjadi magnet tersendiri bagi para peserta PeSOnas 2022. Tak terkecuali bagi Izwatul Amanah, 16, yang memberanikan meminta swafoto pada Ganjar, saat acara berlangsung.

Iza, sapaan akrab Izwatul adalah siswa asal SLB Bandar Lampung. Datang ke ajang PeSOnas 2022, ia bertanding pada cabang seni tari. Saat acara berlangsung, Iza memberanikan diri turun dari kursi dan membawa smartphone-nya. Sesaat kemudian, dia meminta swafoto dengan beberapa tamu penting, di antaranya Menpora Zainudin Amali dan Ganjar.

Ditemui seusai acara, Iza mengaku mengenal sosok Ganjar dari televisi. “Senang, pernah lihat di televisi. Tadi minta hadiah. Saya berani karena baik,” ujarnya. Datang ke ajang tersebut, ia mengaku akan menunjukan kebolehannya menari jaipongan. Menurut Yuliana, tim pendamping Bandar Lampung, Iza sudah giat berlatih selama tiga bulan.

“Mau menari jaipongan sama tari kreatif, judulnya tari sedulur. Iza sering lihat di televisi orangnya bijaksana,” ungkapnya. Iza merupakan satu dari 1.118 atlet yang bertanding pada PeSOnas 2022. Ajang ini mempertandingkan 12 cabang olahraga plus acara seni budaya.
Ketua Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (Soina) Warsito Ellwein menyampaikan, ajang ini diperuntukan khusus bagi anak-anak bertalenta khusus. Mereka yang ikut serta dalam PeSonas merupakan penyandang disabilitas intelektual atau tunagrahita.

“Kami menyebut mereka anak bertalenta khusus, bukan lagi disabilitas intelektual. Kita ingin agar anak-anak ini diberi ruang yang aman, nyaman, guyub dan rukun serta bahagia agar mereka bisa berkarya mengembangkan potensi dan berguna bagi diri sendiri serta masyarakat serta negara,” papar Warsito.

Sumber : Radar solo

https://radarsolo.jawapos.com/sport/05/07/2022/pesonas-diikuti-1-118-difabel-intelektual-menpora-jateng-patut-jadi-panutan/