Tentang Special Olympics Indonesia
Special Olympics Indonesia (SOIna) adalah organisasi nirlaba yang diakui Pemerintah dan telah mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga, serta inisiatif/program non-olahraga lainnya bagi Penyandang Disabilitas Intelektual (Persons with Intellectual Disabilities) atau Orang Bertalenta Khusus (OBK) di Indonesia.
berita
Safeguarding merupakan suatu kebijakan special olympics indonesia tentang perlindungan anak dan orang dewasa serta upaya menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh individu yang terlibat dalam program Special Olympics Indonesia (SOIna), khususnya para atlet dengan disabilitas intelektual (intellectual disabilities/ID).
Jakarta,3/8/2026 Empat orang atlit Special Olympics Indonesia masing masing Rizka Feryani Ciptaningrum, Stephanie Handojo dan Yofan Aditya ketiganya dari Jakarta serta seorang atlit asal Kalimantan Selatan yakni Mufrida, ambil bagian dalam Regional Athlete Congress, 3 hingga 6 Agustus 2206 di Singapura.
JAKARTA–Atlet Special Olympics atau atlet disabilitas intelektual akan berlomba dalam even Pekan Olahraga Nasional Special Olympics (Pesonas) II di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 13-18 Oktober 2026 dan Special Olympics World Summer Games (SOWG), Santiago, Chile pada 16-24 Oktober 2027. Namun, partisipasi atlet dalam kedua even ini menghadapi keterbatasan dalam pembiayaan. Untuk itu, Special Olympics Indonesia (SOina) menggelar Charity Night untuk menghimpun dana dalam mendukung sebanyak mungkin atlet yang berpartisipasi di kedua even olahraga ini.
Bandung - Lions Club Indonesia (LCI) Menggandeng Special Olympics Indonesia (SOina) dengan memberikan kesempatan kepada SOina untuk menggalang dukungan dalam Konvensi Tahunan ke-50 LCI di Bandung, Kamis (7/5/2026). Lions merupakan singkatan dari Liberty, Intelligence, Our Nation's Safety.
Jakarta – (30/4/2026). ”Kegiatan bertaraf nasional dan internasional dari Special Olympics Indonesia sepantasnya didukung semua pihak mulai pusat hingga daerah. Pemerintah, swasta, individu tokoh dan pemangku lain termasuk kalangan DPRD dapat ambil peran menyokong atlet bertalenta khusus. Komite Nasional Disabilitas sesuai amanah UU No.8 tahun 2016 siap sinergi bersama Pengurus SOIna menjalin kolaborasi lintas sektor Kementerian”, kata Jonna Aman Damanik, komisioner Komnas Disabilitas (KND).
Sejak program Young Athletes diperkenalkan di sekolah, suasana latihan selalu dipenuhi tawa dan antusiasme anak-anak. Muhammad Aulia Rahman, sebagai pelatih, merasakan sendiri bagaimana setiap sesi menghadirkan tantangan sekaligus kegembiraan. Pada awalnya, anak-anak tampak pemalu dan mudah kehilangan fokus, namun dengan pendekatan sabar dan positif, Aulia berhasil membangun kedekatan yang membuat mereka merasa nyaman dan aman.
JUMLAH PARTISIPAN SOIna
Bergabunglah dengan Special Olympics dan jadilah bagian dari perubahan! Kami mengundang Anda untuk berpartisipasi dalam program olahraga yang menginspirasi, mendukung atlet penyandang disabilitas intelektual, dan merayakan semangat inklusi.