Komplek TNI AL Rawa Bambu. Jl. Teluk Ratai No 5. RT 002 RW 008. Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
DONASI
Pesonas Bangun Perspektif Seni Anak Bertalenta Khusus Lewat Berbagai Karya

Selain pertandingan olahraga untuk anak-anak bertalenta khusus, pekan special olympic nasional (pesonas) juga menggelar acara bernuansa seni. Pesonas yang digelar di area museum ronggowarsito itu diadakan untuk mengasah rasa yang mereka miliki melalui berbagai bentuk karya seni.

“kelemahan anak-anak bertalenta khusus ini adalah soal intelektual, tapi mereka memiliki sensitivitas yang tinggi, yang bisa dimunculkan melalui karya seni. Rasa sensitif yang terkelola dengan baik bisa ditampilkan melalui berbagai bentuk, seperti lukisan, nyanyian atau tarian,” kata warsito ellwein, ketua special olympic indonesia (soina), kemarin.

Menurut dia, berbagai karya seni yang dihasilkan anak-anak bertalenta khusus bisa sangat berbeda dengan karya seni pada umumnya. Akan tetapi bersandar pada pendapat ki hajar dewantoro, kata warsito, apapun yang dihasilkan dapat masuk kategori karya seni.

“seluruh coretan berpotensi jadi lukisan, apapun bentuk gerakan bisa jadi tarian, suara yang dihasilkan bisa jadi nyanyian dan bunyi yang diperdengarkan bisa menjadi musik,” ujarnya.
Untuk itulah perlu disediakan ruang yang luas agar perspektif yang berkembang mengenai anak-anak bertalenta khusus ini tetap positif. Lukisan, tarian, dan nyanyian anak-anak yang memiliki tingkat kecerdasan di bawah rata-rata ini tetap membawa kebahagian untuk semua pihak.

Melalui berbagai kegiatan yang diadakan selama berlangsungnya pesonas, soina berupaya membangun ruang perspektif seni yang baru berdasarkan perspektif para disabilitas intelektual tersebut. Yang pasti, menurut dia, mereka memiliki kecerdesan khusus dan sensitivitas dalam melihat alam dan situasi di sekitar mereka. Potensi inilah yang harus dieksplorasi lebih lanjut sehingga menjadi kelebihan mereka.

Koordinator kegiatan noncabang olahraga Daniel Agung Wahyudiono menjelaskan, untuk para peserta disediakan berbagai fasilitas permainan dan berkreasi seni. Gamelan sebagai alat musik diletakkan di beberapa titik di aula museum ronggowarsito untuk mereka mainkan bersama.

“ada parade budaya berupa tarian dan nyanyian lagu daerah, serta melukis bersama di atas kain sepanjang 50 meter. Peserta juga diajak berkeliling museum untuk menikmati karya seni para leluhur, kemudiannonton cinema tiga dimensi,” kata daniel.

SUMBER : Suara merdeka
https://www.suaramerdeka.com/hiburan/pr-043832639/pesonas-bangun-perspektif-seni-anak-bertalenta-khusus-lewat-berbagai-karya?page=1