Komplek TNI AL Rawa Bambu. Jl. Teluk Ratai No 5. RT 002 RW 008. Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
DONASI
Kemenko PMK Akan Gelar Rakor Dukung SO Indonesia

Jakarta-Pemerintah akan terus mendukung Special Olympics Indonesia (SOIna) memperjuangkan hak hak anak bertalenta khusus atau disabilitas intelektual khususnya bidang olahraga. Untuk mewujudkannya dalam waktu dekat Kantor Menteri Koordinator PMK akan menggelar rapat koordinasi lintas kementerian.

Kesepakatan itu dihasilkan dalam pertemuan antara Gatot Hendrarto, Asisten Deputi Pemberdayaan Pemuda dan Peningkatan Prestasi Bangsa, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dengan Ketua Umum PP SOina Warsito Ellwein, Senin (13/4).

Beberapa agenda yang bakal dibicarakan mencakup Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) Kupang, 2026, Special Olympics World Summer Games (SOWSG) , di Santiago, Chile 2027 juga Inclusive Futures Summit 2026 yang akan berlangsung Singapore Agustus 2026 dan pengembangan Klub SO Indonesia.

Inclusive Futures Summit 2026 adalah forum regional bagi para pemimpin dan pengambil kebijakan di Asia Pasifik. Pertemuan ini fokus pada satu tujuan besar: mempercepat kesetaraan bagi penyandang disabilitas intelektual melalui bidang olahraga, pendidikan, serta kesehatan.

KTT ini menjadi titik temu bagi pemerintah, badan PBB, dan sektor swasta untuk:Membagikan praktik terbaik yang praktis dan dipimpin oleh pemerintah. Dalam ajang itu diharapkan para peserta akan saling berbagi contoh sukses kebijakan pemerintah sehingga aka nada peningkataan kerja sama lintas negara dan menghasilkan kesepakatan dan kemitraan yang konkret.

Menurut Gatot pihaknya akan mempertimbangkan kemungkinan mengirimkan wakil untuk berpartisipasi sebagai peserta ataupun pembicara. Hal itu akan dibicarakan pada saat pelaksanaan rakor yang dimaksud.

“Ini adalah forum menarik dan kami akan mempertimbangkan untuk ikut serta,” ujarnya.

Sementara Warsito Ellwein menyambut baik sambutan dari pihak Kemenko PMK. “Ajang di Singapore itu akan membicarakan bagaimana pemerintah pemerintah bekerja bagi kelompok disabilitas intelektual,” ujarnya.

SO Indonesia sendiri punya contoh yang perlu untuk disampaikan di forum itu, lanjut Warsito, misalnya kerjasama kerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Ikatan Guru Pendidikan Khusus Indonesia (IGPKHI), Kelompok philantropis Lions Club juga dengan perusahaan alat olahraga Decathlon.

“Bila SOina dan Kementerian PMK memutuskan untuk hadir sebagai peserta aktif maka kami akan berdiskusi untuk menyampaikan di forum itu apa yang telah kami lakukan di Indonesia,”tambah dia.

Sebagaimana diketahui Special Olympics Indonesia merupakan sebuah organisasi nir laba yang memperjuangkan hak anak bertalenta khusus terutama bidang olahraga yang telah berdiri sejak 1989. Ribuan atlit telah mendapatkan banyak kesempatan untuk menujukkan kemampuannya baik di dalam maupu di luar negeri.

Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) merupakan ajang olahraga tertinggi atlit bertalenta khusus tingkat nasional. Dalam penyelenggaraan di Kupang Oktober 2026 mendatang diharapkan 30 provinsi akan mengirimkan atlitnya. Sedangkan SOWSG merupakan ajang tertinggi empat tahunan tingkat dunia. Dalam pelaksanaannya di Chile, Oktober 2027 mendatang SOina berencana mengirimkan delegasi sebanyak 100 orang yang terdiri 64 atlit ditambah pelatih dan official. (***)

Kontak Person: Donny Iswandono 08111355337

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Math Captcha
32 + = 35