Komplek TNI AL Rawa Bambu. Jl. Teluk Ratai No 5. RT 002 RW 008. Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
DONASI
Dampak Program Young Athletes Terhadap Anak dan Lingkungan Sekolah

M. Sairipi Aliyazid adalah tenaga pengajar sekaligus pelatih YA dari Kalimantan Selatan. Saat pertama kali melatih program Young Athletes di sekolah, ia merasakan campuran antara antusiasme dan tantangan. Anak-anak datang dengan wajah penuh keceriaan dan rasa ingin tahu yang luar biasa. Namun, membangun kedekatan dengan mereka ternyata tidak selalu mudah. Ia harus belajar memahami karakter masing-masing anak, mendengarkan kebutuhan mereka, dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman agar mereka berani mencoba hal baru.

Dalam beberapa sesi pertama, Sairipi sering menggunakan permainan dan aktivitas sederhana untuk membuat latihan tetap menyenangkan, tapi tetap terarah. Melihat mereka tersenyum, tertawa, dan mulai berinteraksi dengan teman-teman baru membuatnya merasa bahwa pendekatan ini mulai berjalan. Secara bertahap, saya mulai melihat perubahan kecil yang mana awalnya anak-anak ragu-ragu kini mulai berani mencoba tantangan baru, mereka mulai percaya pada kemampuan diri sendiri, dan keberanian mereka semakin tumbuh.

Momen yang paling berkesan baginya adalah ketika salah satu anak, yang awalnya pendiam dan enggan ikut berpartisipasi, tiba-tiba menunjukkan peningkatan signifikan sekaligus keberanian untuk berinteraksi dengan teman-teman sekelasnya. Saat itu ia merasakan kebanggaan yang luar biasa. Bukan karena prestasi semata, tetapi karena ia melihat fondasi kepercayaan diri dan rasa aman mulai terbentuk. Itu adalah bukti nyata bahwa program YA tidak hanya mengembangkan kemampuan fisik, tetapi juga membangun karakter dan rasa percaya diri anak-anak.

Dampak program ini juga terasa bagi guru-guru dan sekolah. Sairipi melihat guru-guru mulai mengaplikasikan strategi baru untuk mendukung anak-anak, terutama mereka dengan kebutuhan khusus. Budaya inklusi di sekolah menjadi lebih terasa, dengan suasana belajar yang lebih positif dan kolaboratif. Interaksi antara guru, staf, dan orang tua pun meningkat, menciptakan ekosistem pendukung yang lebih solid untuk pertumbuhan anak-anak.

Melihat seluruh proses ini, ia semakin yakin bahwa tahap pengenalan di program YA adalah fase yang sangat penting. Di sinilah fondasi bagi perkembangan olahraga dan pribadi anak-anak dibangun. Sebagai pelatih, hal paling membanggakan bagi saya adalah menyaksikan mereka tumbuh, berani menghadapi tantangan, dan mulai percaya pada diri sendiri.

Jika ia harus merangkum manfaat YA bagi sekolah dalam satu kalimat: "Program Young Athletes membantu meningkatkan kemampuan atletik, kepercayaan diri, dan perilaku positif anak-anak, serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih inklusif."

M. Sairipi Aliyazid is an educator and a YA (Young Athletes) coach from South Kalimantan. When he first started leading the Young Athletes program at a school, he experienced a mix of excitement and challenges. The children came with cheerful faces and an incredible sense of curiosity. However, building a connection with them was not always easy. He had to learn to understand each child’s character, listen to their needs, and create a safe and comfortable environment so they would feel confident to try new things.

During the first few sessions, Sairipi often used simple games and activities to keep the training fun yet structured. Seeing the children smile, laugh, and start interacting with new friends made him feel that this approach was beginning to work. Gradually, he began to notice small changes—children who were initially hesitant were now willing to take on new challenges, they began to believe in their own abilities, and their courage continued to grow.

The most memorable moment for him was when one child, who was initially quiet and reluctant to participate, suddenly showed significant improvement and the courage to interact with classmates. At that moment, he felt immense pride—not merely because of achievement, but because he saw a foundation of confidence and security beginning to form. This was tangible proof that the YA program not only develops physical skills but also builds character and self-confidence in children.

The program’s impact was also felt by teachers and the school. Sairipi observed teachers starting to apply new strategies to support the children, especially those with special needs. The culture of inclusion in the school became more evident, creating a more positive and collaborative learning atmosphere. Interaction among teachers, staff, and parents also improved, establishing a stronger support ecosystem for the children’s growth.

Seeing the whole process, he became increasingly convinced that the introductory phase of the YA program is extremely important. This is where the foundation for children’s athletic and personal development is built. As a coach, the most rewarding aspect for him is witnessing the children grow, bravely face challenges, and begin to believe in themselves.

If he had to summarize the benefits of the YA program for schools in one sentence: "The Young Athletes program helps improve children’s athletic skills, self-confidence, and positive behavior, while creating a more inclusive school environment."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Math Captcha
9 + 1 =